Templat data pemrosesan pesanan penjualan Order to Cash
Templat data pemrosesan pesanan penjualan Order to Cash
- Atribut yang disarankan untuk dikumpulkan
- Aktivitas utama yang perlu dilacak
- Panduan ekstraksi data dari Salesforce Sales Cloud
Atribut pemrosesan pesanan penjualan Order to Cash
| Nama | Deskripsi | ||
|---|---|---|---|
| Nama aktivitas ActivityName | Nama peristiwa bisnis atau tugas tertentu yang terjadi selama siklus pesanan penjualan. | ||
| Deskripsi Nama aktivitas menjelaskan langkah dalam proses pesanan penjualan, seperti 'Pesanan dibuat', 'Pemeriksaan kredit dilakukan', atau 'Faktur dikirim'. Aktivitas ini membentuk peta proses dan berasal dari peristiwa sistem, perubahan status, atau penyelesaian tugas. Analisis aktivitas membantu memvisualisasikan alur proses, menemukan jalur yang umum (varian), serta mengukur frekuensi dan durasi setiap langkah. Informasi ini menjadi dasar untuk memahami apa yang terjadi dalam proses. Mengapa ini penting Atribut ini menentukan langkah-langkah dalam peta proses. Tanpanya, Anda tidak dapat memvisualisasikan alur proses atau menganalisis cara pesanan penjualan diproses. Sumber data Biasanya, peristiwa ini diturunkan dari perubahan status pada kolom 'Order.Status', pembuatan catatan terkait (misalnya, Invoice), atau catatan 'Task' maupun 'Event' yang telah diselesaikan dan terkait dengan Order. Contoh Pesanan dibuatPesanan disetujuiBarang dikirimPembayaran diterima | |||
| Pesanan penjualan SalesOrderId | ID unik untuk setiap pesanan penjualan. ID ini menjadi kasus utama untuk melacak seluruh proses Order to Cash. | ||
| Deskripsi Sales Order ID menjadi dasar analisis proses karena mengidentifikasi setiap pesanan pelanggan secara unik sepanjang siklusnya. ID ini menghubungkan semua aktivitas terkait, mulai dari pembuatan dan persetujuan hingga pemenuhan dan pembayaran. Dalam process mining, setiap peristiwa yang terkait dengan pesanan tertentu dihubungkan ke ID ini. Dengan begitu, perjalanan pesanan dari awal hingga akhir dapat direkonstruksi untuk menganalisis waktu siklus, variasi proses, dan hambatan pada setiap pesanan. Mengapa ini penting Atribut ini penting untuk mengelompokkan semua peristiwa terkait ke dalam satu kasus. Dengan begitu, Anda dapat memvisualisasikan dan menganalisis alur proses dari awal hingga akhir untuk setiap pesanan penjualan. Sumber data Ini adalah kolom 'Id' pada objek standar Salesforce 'Order'. Contoh 8018d000000XwPBAA08018d000000Y1qCAAS8018d000000Z3kDAB1 | |||
| Waktu peristiwa EventTime | Tanggal dan waktu tepat saat aktivitas terjadi. | ||
| Deskripsi Waktu peristiwa atau stempel waktu mencatat kapan tepatnya suatu aktivitas berlangsung. Data ini penting untuk mengurutkan peristiwa dengan benar dan menghitung durasi antaraktivitas. Perhitungan tersebut menjadi dasar analisis process mining berbasis waktu. Atribut ini digunakan untuk mengurutkan aktivitas dalam setiap kasus, menghitung waktu siklus, menemukan waktu tunggu, dan menganalisis kinerja proses dalam berbagai periode. Stempel waktu yang tidak akurat atau tidak tersedia dapat sangat membatasi manfaat analisis. Mengapa ini penting Stempel waktu diperlukan untuk mengurutkan peristiwa secara kronologis dan menghitung semua metrik kinerja, termasuk waktu siklus dan hambatan. Sumber data Peristiwa ini berkaitan dengan kolom seperti 'CreatedDate' atau 'LastModifiedDate' pada objek 'Order' atau catatan terkait. Untuk peristiwa tertentu, waktunya mungkin berasal dari tanggal penyelesaian catatan 'Task'. Contoh 2023-10-26T10:00:00Z2023-10-26T14:35:10Z2023-10-27T09:00:00Z | |||
| Pembaruan data terakhir LastDataUpdate | Stempel waktu yang menunjukkan kapan data terakhir kali diekstrak atau diperbarui. | ||
| Deskripsi Atribut ini mencatat tanggal dan waktu pengambilan data terbaru dari sistem sumber. Informasi ini memberi konteks penting tentang kebaruan data yang dianalisis. Analis menggunakan informasi ini untuk mengetahui apakah data proses yang dilihat sudah paling mutakhir dan menilai relevansi temuan mereka. Atribut ini merupakan metadata penting dalam setiap proyek process mining. Mengapa ini penting Memberi tahu pengguna seberapa mutakhir data, sehingga mereka memahami kondisi terbaru analisis. Sumber data Stempel waktu ini dibuat dan ditambahkan selama proses ekstraksi, transformasi, dan pemuatan data (ETL). Contoh 2023-11-01T05:00:00Z | |||
| Sistem sumber SourceSystem | Menunjukkan sistem tempat data diambil. | ||
| Deskripsi Atribut ini menunjukkan asal data proses. Untuk analisis ini, nilainya akan selalu 'Salesforce Sales Cloud'. Jika lingkungan Anda menggunakan beberapa sistem, kolom ini penting untuk melacak asal data dan menangani masalah. Bahkan jika hanya ada satu sistem, atribut ini tetap memberi informasi penting tentang sumber data. Mengapa ini penting Memberi konteks penting tentang asal data. Informasi ini berguna untuk tata kelola data dan saat menggabungkan data dari beberapa sistem sumber. Sumber data Biasanya berupa nilai tetap yang ditambahkan saat ekstraksi data untuk menandai kumpulan data. Contoh Salesforce Sales Cloud | |||
| Nama Akun AccountName | Nama pelanggan atau perusahaan yang membuat pesanan penjualan. | ||
| Deskripsi Nama Akun menunjukkan pelanggan yang terkait dengan pesanan penjualan. Dengan atribut ini, Anda dapat menganalisis proses dari sudut pandang pelanggan. Analis dapat menggunakannya untuk memfilter proses berdasarkan pelanggan tertentu, membandingkan kinerja proses antarsegmen pelanggan, atau mengetahui apakah pelanggan tertentu sering mengalami masalah dalam proses. Atribut ini menghubungkan kinerja proses secara langsung dengan pengalaman pelanggan. Mengapa ini penting Menghubungkan kinerja proses dengan pelanggan tertentu. Anda dapat menganalisis dan mengelompokkan data per pelanggan untuk menemukan pola atau masalah. Sumber data Objek 'Order' memiliki kolom lookup 'AccountId'. Gabungkan ID ini dengan objek 'Account' untuk mengambil kolom 'Account.Name'. Contoh Global Tech Inc.Innovate Solutions LLCVenture Dynamics | |||
| Pengguna yang melakukan tindakan UserPerformingAction | Nama pengguna atau agen sistem yang menjalankan aktivitas. | ||
| Deskripsi Atribut ini menunjukkan orang yang bertanggung jawab menyelesaikan langkah proses. Orang tersebut dapat berupa staf penjualan, analis kredit, atau pengguna sistem otomatis. Analisis berdasarkan pengguna penting untuk memahami pembagian beban kerja, kinerja individu, dan tingkat otomatisasi. Analisis ini membantu menjawab pertanyaan seperti 'Siapa yang paling sering menangani pekerjaan ulang?' atau 'Apakah tim tertentu lebih cepat menyetujui pesanan?'. Data ini juga digunakan dalam analisis jaringan sosial untuk melihat serah terima pekerjaan antarindividu. Mengapa ini penting Memungkinkan analisis kinerja berdasarkan pengguna, tim, atau peran, serta membantu menemukan peluang otomatisasi atau kebutuhan pelatihan. Sumber data Informasi ini dapat ditemukan di kolom seperti 'LastModifiedById' pada objek 'Order' atau 'OwnerId' pada catatan 'Task'. Gabungkan ID tersebut dengan objek 'User' untuk mendapatkan nama pengguna. Contoh Alice SmithBob JohnsonOtomatisasi sistemTim kredit | |||
| Status pesanan OrderStatus | Status pesanan penjualan saat peristiwa terjadi. | ||
| Deskripsi Atribut ini mencatat status pesanan penjualan, seperti 'Draf', 'Diaktifkan', 'Dikirim', atau 'Ditutup'. Perubahan status sering menjadi sumber untuk menghasilkan aktivitas dalam log proses. Analisis status pesanan memberi konteks pada setiap peristiwa dan penting untuk melacak kemajuan pesanan. Informasi ini membantu memahami hasil kasus, misalnya membedakan pesanan yang 'Dibatalkan' dari pesanan yang berhasil 'Ditutup'. Mengapa ini penting Memberi konteks penting untuk setiap peristiwa dan sering menjadi dasar penentuan aktivitas. Atribut ini juga penting untuk menganalisis hasil kasus, seperti pembatalan. Sumber data Ini adalah kolom daftar pilihan 'Status' pada objek standar Salesforce 'Order'. Contoh DrafDiaktifkanDikirimDitutupDibatalkan | |||
| Tanggal Pengiriman yang Diminta RequestedDeliveryDate | Tanggal pengiriman pesanan yang diminta pelanggan. | ||
| Deskripsi Atribut ini menyimpan tanggal pelanggan mengharapkan barang diterima. Tanggal ini menjadi acuan penting untuk mengukur kinerja pengiriman dan kepuasan pelanggan. Tanggal ini digunakan langsung di dashboard 'Pelacakan Ketepatan Tanggal Pengiriman' dan KPI 'Tingkat Pengiriman Tepat Waktu'. Tanggal tersebut dibandingkan dengan tanggal pengiriman aktual (stempel waktu 'Barang Dikirim') untuk mengetahui apakah pesanan tiba tepat waktu, lebih awal, atau terlambat. Mengapa ini penting Ini adalah acuan utama untuk mengukur ketepatan waktu pengiriman, yang menjadi indikator penting kepuasan pelanggan dan efektivitas operasional. Sumber data Kolom ini biasanya berupa kolom tanggal khusus pada objek 'Order'. Nama persisnya dapat berbeda. Lihat dokumentasi atau skema Salesforce Sales Cloud. Contoh 2023-11-152023-12-012024-01-10 | |||
| Total Nilai Pesanan TotalOrderAmount | Total nilai uang dari pesanan penjualan. | ||
| Deskripsi Atribut ini menunjukkan total nilai finansial pesanan pelanggan. Metrik ini penting untuk memahami dampak efisiensi atau inefisiensi proses terhadap bisnis. Dalam analisis, total nilai pesanan dapat digunakan untuk mengelompokkan kasus. Misalnya, Anda dapat melihat apakah pesanan bernilai tinggi diproses dengan cara berbeda atau mengalami lebih banyak keterlambatan dibandingkan pesanan bernilai rendah. Metrik ini juga menjadi dasar untuk menghitung KPI finansial dan memahami nilai yang mengalir melalui proses. Mengapa ini penting Mendukung analisis finansial proses. Anda dapat mengelompokkan pesanan berdasarkan nilainya dan mengukur dampak finansial dari keterlambatan atau pengerjaan ulang. Sumber data Ini adalah kolom 'TotalAmount' pada objek standar Salesforce 'Order'. Contoh 5400.50125000.00950.75 | |||
| Total Waktu Siklus CycleTime | Total waktu sejak pesanan penjualan dibuat hingga ditutup. | ||
| Deskripsi Total Waktu Siklus adalah indikator kinerja utama yang mengukur durasi proses pesanan penjualan dari awal hingga akhir. Nilainya dihitung dari selisih waktu antara peristiwa pertama, misalnya 'Pesanan Dibuat', dan peristiwa terakhir, misalnya 'Pesanan Ditutup'. Metrik ini menjadi fokus utama dashboard 'Waktu Siklus Pesanan Penjualan dari Awal hingga Akhir'. Analisis waktu siklus membantu menemukan inefisiensi proses secara keseluruhan dan mengukur dampak inisiatif perbaikan. Anda dapat menyelidiki perbedaan waktu siklus dengan mengelompokkan data berdasarkan atribut lain, seperti negara atau kelompok produk. Mengapa ini penting KPI ini menjadi dasar untuk mengukur efisiensi proses secara keseluruhan dan menemukan pesanan yang memerlukan waktu lama, yang mungkin menandakan masalah sistemik. Sumber data Dihitung saat transformasi data dengan mengurangi stempel waktu peristiwa pertama dari stempel waktu peristiwa terakhir untuk setiap 'SalesOrderId'. Contoh 10 hari 4 jam25 hari 11 jam5 hari 2 jam | |||
| Diotomatisasi IsAutomated | Penanda yang menunjukkan apakah aktivitas dilakukan oleh proses sistem atau pengguna. | ||
| Deskripsi Atribut boolean ini membedakan peristiwa yang dipicu oleh otomatisasi sistem, seperti pembaruan status otomatis, dari tindakan yang dilakukan secara manual oleh pengguna. Atribut ini membantu Anda memahami tingkat otomatisasi dalam proses. Analisis atribut ini membantu mengukur dampak otomatisasi terhadap efisiensi dan konsistensi. Anda dapat membandingkan alur otomatis dengan alur manual, serta menemukan peluang untuk mengurangi pekerjaan manual dan risiko kesalahan melalui otomatisasi lebih lanjut. Mengapa ini penting Membantu membedakan tindakan sistem dan pengguna. Ini penting untuk menganalisis otomatisasi dan menemukan peluang mengurangi pekerjaan manual. Sumber data Dihasilkan saat transformasi data dengan memeriksa apakah 'UserPerformingAction' adalah pengguna sistem yang ditetapkan atau dengan menerapkan aturan berdasarkan jenis aktivitas. Contoh truefalse | |||
| Durasi Penagihan Pembayaran PaymentCollectionDuration | Waktu sejak faktur dikirim kepada pelanggan hingga pembayaran diterima. | ||
| Deskripsi Metrik hasil perhitungan ini mengukur efisiensi tahap akhir yang penting dalam siklus order-to-cash, yaitu menerima pembayaran. Durasi dihitung dari aktivitas 'Faktur Dikirim ke Pelanggan' hingga aktivitas 'Pembayaran Diterima'. Atribut ini mendukung dashboard 'Durasi Penagihan Pembayaran' dan KPI 'Waktu Realisasi Pembayaran'. Analisis durasi ini membantu bagian keuangan menemukan hambatan dalam penagihan, menilai efektivitas syarat pembayaran, dan mencari cara untuk mempercepat arus kas. Mengapa ini penting Mengukur efisiensi proses piutang usaha yang berdampak langsung pada arus kas perusahaan. Sumber data Dihitung saat transformasi data dengan mengurangi stempel waktu peristiwa 'Faktur Dikirim ke Pelanggan' dari peristiwa 'Pembayaran Diterima' untuk setiap kasus. Contoh 30 hari15 hari 8 jam45 hari | |||
| ID Faktur InvoiceId | Pengenal unik untuk faktur yang terkait dengan pesanan penjualan. | ||
| Deskripsi ID Faktur menghubungkan pesanan penjualan dengan faktur keuangannya. Pembuatan dan pengiriman faktur menjadi tonggak penting pada paruh akhir proses order-to-cash. Atribut ini penting untuk melacak proses sejak pesanan dipenuhi hingga pembayaran diterima. Atribut ini memungkinkan pengukuran akurat untuk aktivitas 'Faktur Dibuat' dan 'Faktur Dikirim ke Pelanggan', yang diperlukan untuk menghitung 'Durasi Penagihan Pembayaran'. Mengapa ini penting Menghubungkan pesanan penjualan dengan subproses pembuatan faktur, sehingga aktivitas finansial dan waktu siklus pembayaran dapat dilacak secara akurat. Sumber data Kolom ini sering berupa kolom lookup khusus pada objek 'Order' yang mengarah ke objek 'Invoice' standar atau khusus. Implementasinya dapat berbeda-beda. Contoh INV-001234INV-001235INV-001236 | |||
| Kelompok Produk ProductFamily | Kategori atau kelompok produk yang tercakup dalam pesanan. | ||
| Deskripsi Kelompok Produk mengklasifikasikan secara umum barang yang tercakup dalam pesanan penjualan. Dengan atribut ini, Anda dapat menganalisis proses berdasarkan jenis produk yang dijual. Gunakan atribut ini untuk mengelompokkan proses dan mengetahui apakah kelompok produk tertentu memiliki alur proses berbeda, waktu siklus lebih lama, atau tingkat pengerjaan ulang lebih tinggi. Misalnya, produk yang kompleks dan dapat dikonfigurasi mungkin memerlukan proses persetujuan dan pemenuhan yang lebih panjang dibandingkan produk standar siap jual. Mengapa ini penting Mendukung analisis proses berdasarkan kategori produk dan menunjukkan apakah jenis produk yang berbeda memengaruhi efisiensi proses. Sumber data Diambil dari objek 'Product2', yang terhubung ke 'Order' melalui objek penghubung 'OrderItem'. Untuk mengambil data ini, gabungkan Order -> OrderItem -> PricebookEntry -> Product2. Contoh Perangkat KerasLisensi Perangkat LunakLayanan ProfesionalKontrak Dukungan | |||
| Mengalami Pengerjaan Ulang IsRework | Penanda yang menunjukkan apakah pesanan penjualan mengalami pengerjaan ulang, seperti aktivitas yang diulang atau alur proses yang berputar. | ||
| Deskripsi Atribut hasil perhitungan ini menandai kasus yang tidak berjalan lurus ke tahap berikutnya. Pengerjaan ulang terjadi saat aktivitas diulang atau proses kembali ke tahap sebelumnya, biasanya karena kesalahan, informasi yang kurang, atau persetujuan yang ditolak. Penanda ini digunakan untuk menghitung KPI 'Tingkat Pengerjaan Ulang Pesanan Penjualan' dan mendukung dashboard 'Tingkat Pengerjaan Ulang dan Kesalahan Pesanan Penjualan'. Atribut ini membantu mengukur frekuensi dan dampak inefisiensi, serta menunjukkan bagian yang memerlukan kontrol kualitas lebih baik atau penjelasan proses yang lebih jelas. Mengapa ini penting Mengukur inefisiensi proses dengan menandai pesanan yang memerlukan pekerjaan tambahan di luar rencana, yang berdampak langsung pada biaya dan waktu siklus. Sumber data Dihitung oleh perangkat lunak process mining atau saat transformasi data dengan mendeteksi nama aktivitas yang berulang atau alur proses yang kembali ke tahap sebelumnya dalam suatu kasus. Contoh truefalse | |||
| Metode Pengiriman ShippingMethod | Metode yang dipilih untuk mengirim barang, seperti 'Darat Standar', 'Ekspres', atau 'Internasional'. | ||
| Deskripsi Atribut ini menunjukkan tingkat layanan logistik yang dipilih untuk pengiriman pesanan. Pilihan ini berdampak langsung pada waktu dan biaya pengiriman. Dalam 'Analisis Efisiensi Metode Pengiriman', atribut ini digunakan untuk membandingkan kinerja berbagai pilihan pengiriman. Anda dapat mengetahui apakah pengiriman ekspres memenuhi target waktunya dan bagaimana setiap metode memengaruhi durasi dari 'Barang Dikirim' hingga 'Barang Diterima'. Mengapa ini penting Mendukung analisis kinerja logistik untuk mengevaluasi biaya dan efisiensi berbagai pilihan pengiriman. Sumber data Kolom ini kemungkinan merupakan kolom khusus pada objek 'Order' atau objek khusus terkait 'Shipment'. Lihat dokumentasi atau skema Salesforce Sales Cloud. Contoh Darat StandarEkspres 2 HariUdara SemalamPrioritas Internasional | |||
| Negara Tujuan Pengiriman ShippingCountry | Negara tujuan pengiriman pesanan penjualan. | ||
| Deskripsi Atribut ini menunjukkan negara tujuan pengiriman pesanan. Atribut ini menjadi dimensi penting untuk analisis geografis proses order-to-cash. Analisis berdasarkan negara tujuan dapat menunjukkan perbedaan kinerja proses antarwilayah, seperti waktu pengiriman yang lebih lama untuk pesanan internasional atau perbedaan siklus penagihan. Anda dapat mengelompokkan proses untuk memahami dan menangani tantangan di tiap wilayah. Mengapa ini penting Membantu mengelompokkan proses berdasarkan wilayah geografis sehingga Anda dapat melihat perbedaan kinerja, masalah kepatuhan, atau tantangan logistik di tiap wilayah. Sumber data Ini adalah kolom 'ShippingCountry' pada objek standar Salesforce 'Order'. Contoh USAJermanJepangBrasil | |||
| Pemilik Pesanan OrderOwner | Pengguna utama yang bertanggung jawab mengelola pesanan penjualan. | ||
| Deskripsi Pemilik Pesanan adalah perwakilan penjualan atau manajer akun yang bertanggung jawab utama atas pesanan. Peran ini berbeda dari pengguna yang melakukan tindakan tertentu, karena pemilik bertanggung jawab atas keseluruhan perkembangan kasus. Analisis berdasarkan pemilik dapat membantu mengevaluasi beban kerja dan kinerja tim atau individu dalam mengelola kumpulan pesanan mereka. Analisis ini dapat menunjukkan pemilik yang pesanan-pesanannya sering tertahan atau perlu dikerjakan ulang, sehingga Anda dapat mengetahui siapa yang mungkin memerlukan pendampingan. Mengapa ini penting Menunjukkan orang yang bertanggung jawab atas keberhasilan pesanan, sehingga beban kerja dan kinerja dapat dianalisis berdasarkan pemilik. Sumber data Ini adalah kolom 'OwnerId' pada objek 'Order'. ID ini dapat digabungkan dengan objek 'User' untuk mendapatkan nama pemilik. Contoh Jane DoeJohn SmithTim Penjualan Timur | |||
| Pengiriman Tepat Waktu IsOnTimeDelivery | Penanda yang menunjukkan apakah barang dikirim pada atau sebelum tanggal pengiriman yang diminta pelanggan. | ||
| Deskripsi Atribut boolean ini mengukur kinerja pengiriman berdasarkan harapan pelanggan. Nilainya dihitung dengan membandingkan stempel waktu aktivitas 'Barang Diterima' dengan 'RequestedDeliveryDate'. Atribut ini menjadi dasar perhitungan KPI 'Tingkat Pengiriman Tepat Waktu'. Analisis penanda ini membantu organisasi memahami keandalan pengiriman dan kepatuhan terhadap komitmen, yang sangat memengaruhi kepuasan pelanggan. Jika digabungkan dengan atribut lain, data ini dapat menunjukkan apakah metode pengiriman atau wilayah tertentu memiliki tingkat ketepatan waktu yang lebih rendah. Mengapa ini penting Memberikan ukuran yang jelas, ya atau tidak, untuk menilai kinerja berdasarkan komitmen kepada pelanggan dan mendukung KPI Tingkat Pengiriman Tepat Waktu. Sumber data Dihitung saat transformasi data dengan logika berikut: IF ('Goods Delivered' EventTime <= 'RequestedDeliveryDate') THEN true ELSE false. Contoh truefalse | |||
| Saluran Penjualan SalesChannel | Saluran yang digunakan untuk membuat pesanan penjualan, seperti 'Web', 'Penjualan Langsung', atau 'Mitra'. | ||
| Deskripsi Atribut Saluran Penjualan mengelompokkan pesanan berdasarkan asalnya. Dengan begitu, Anda dapat membandingkan kinerja proses di berbagai saluran. Atribut ini penting untuk dashboard 'Perbandingan Kinerja Saluran Penjualan'. Dengan memfilter atau membandingkan data berdasarkan saluran, bisnis dapat mengetahui saluran mana yang paling efisien, paling sering mengalami pengerjaan ulang, dan perlu distandardisasi agar kinerjanya selaras. Mengapa ini penting Membantu membandingkan kinerja berbagai saluran bisnis, menemukan praktik yang efektif, dan menentukan bagian proses yang perlu diselaraskan. Sumber data Kolom ini biasanya berupa picklist khusus pada objek 'Order' atau 'Opportunity'. Lihat dokumentasi atau skema Salesforce Sales Cloud. Contoh Penjualan LangsungPortal WebJaringan MitraPenjualan Internal | |||
| Status Pemeriksaan Kredit CreditCheckStatus | Hasil pemeriksaan kredit untuk pesanan. | ||
| Deskripsi Atribut ini menunjukkan hasil evaluasi kredit pelanggan, yang sering menjadi tahap penentu dalam proses pesanan. Nilai yang umum antara lain 'Disetujui', 'Ditolak', atau 'Menunggu'. Atribut ini penting untuk dashboard 'Analisis Hambatan Pemeriksaan Kredit'. Dengan melacak kapan pesanan memasuki dan meninggalkan tahap pemeriksaan kredit, serta status akhirnya, organisasi dapat mengukur durasi dan hasil tahap ini, lalu mengetahui apakah tahap tersebut menjadi sumber keterlambatan. Mengapa ini penting Mendukung analisis tahap pemeriksaan kredit, termasuk pengukuran durasi, tingkat keberhasilan, dan dampaknya terhadap keseluruhan waktu siklus. Sumber data Kolom ini kemungkinan merupakan kolom khusus pada objek 'Order' atau 'Account'. Lihat dokumentasi atau skema Salesforce Sales Cloud. Contoh DisetujuiDitolakMenunggu PeninjauanTidak Diperlukan | |||
| Waktu akhir peristiwa EventEndTime | Tanggal dan waktu tepat saat aktivitas selesai. | ||
| Deskripsi Waktu akhir peristiwa menandai selesainya suatu aktivitas. Banyak alat process mining memperkirakan waktu ini dari waktu mulai aktivitas berikutnya. Namun, pencatatan waktu akhir secara langsung dapat memberikan durasi aktivitas yang lebih akurat, terutama untuk tugas yang berlangsung lama. Atribut ini digunakan untuk menghitung waktu pemrosesan setiap aktivitas secara tepat. Atribut ini sangat berguna untuk menganalisis tugas berdurasi panjang, seperti 'Pemeriksaan kredit dilakukan' atau 'Stok dialokasikan', dan membedakan waktu pemrosesan aktif dari waktu tunggu. Mengapa ini penting Atribut ini memungkinkan penghitungan waktu pemrosesan setiap aktivitas secara tepat, yang penting untuk menemukan hambatan dan langkah yang banyak menggunakan sumber daya. Sumber data Waktunya dapat diambil dari 'StartTime' peristiwa berikutnya dalam urutan untuk kasus yang sama. Untuk beberapa aktivitas, waktunya mungkin berasal dari kolom tertentu seperti 'Task.CompletedDateTime'. Contoh 2023-10-26T10:05:12Z2023-10-26T15:00:00Z2023-10-27T11:20:30Z | |||
Aktivitas pemrosesan pesanan penjualan Order to Cash
| Aktivitas | Deskripsi | ||
|---|---|---|---|
| Barang dikirim | Menandai saat pesanan secara fisik dikirim dari gudang kepada pelanggan. Peristiwa ini hampir selalu tercatat melalui pembaruan dari sistem pengiriman atau ERP eksternal ke Salesforce. | ||
| Mengapa ini penting Tonggak ini penting untuk mengukur 'On-Time Shipping Rate' dan efisiensi pemenuhan pesanan secara keseluruhan. Tahap ini menandai dimulainya pengiriman kepada pelanggan. Sumber data Disimpulkan dari pengisian kolom 'Shipped Date' atau 'Tracking Number' pada objek 'Order' atau objek kustom 'Shipment' terkait. Data berasal dari sistem pemenuhan pesanan. Pengumpulan data Gunakan stempel waktu saat kolom tanggal pengiriman atau nomor pelacakan pertama kali diisi. Jenis peristiwa inferred | |||
| Barang diterima pelanggan | Menandakan bahwa kiriman telah sampai kepada pelanggan. Informasi ini berasal dari sistem perusahaan pengiriman dan diperbarui kembali di Salesforce. | ||
| Mengapa ini penting Peristiwa ini penting untuk menghitung KPI 'On-Time Delivery Rate' dan mengukur waktu siklus yang dialami pelanggan. Peristiwa ini menegaskan bahwa proses pemenuhan pesanan telah selesai. Sumber data Disimpulkan dari pengisian kolom 'Delivery Date' pada objek 'Order' atau objek kustom 'Shipment'. Data ini biasanya diperoleh melalui integrasi dengan penyedia logistik pengiriman. Pengumpulan data Gunakan stempel waktu saat kolom tanggal pengiriman diisi. Jenis peristiwa inferred | |||
| Faktur dibuat | Menandai pembuatan faktur untuk pesanan penjualan. Peristiwa ini dapat tercatat saat objek 'Invoice' terkait dibuat, baik melalui Salesforce Billing maupun integrasi. | ||
| Mengapa ini penting Tonggak ini menandai dimulainya tahap penagihan dalam proses. Jarak waktu antara pengiriman dan pembuatan faktur dapat mengungkap hambatan administrasi yang memengaruhi arus kas. Sumber data Disimpulkan dari tanggal pembuatan objek 'Invoice', standar atau kustom, yang terhubung dengan objek 'Order'. Pengumpulan data Gunakan nilai 'CreatedDate' pada catatan Invoice terkait. Jenis peristiwa inferred | |||
| Pembayaran diterima | Menandai konfirmasi bahwa pembayaran pelanggan telah diterima dan direkonsiliasi. Informasi ini diperbarui dari sistem keuangan ke Salesforce, biasanya sebagai perubahan status. | ||
| Mengapa ini penting Peristiwa ini adalah tahap terakhir untuk menerima pembayaran dari penjualan. Mengukur waktu dari 'Invoice Sent' hingga tahap ini penting untuk mengelola arus kas dan days sales outstanding (DSO). Sumber data Disimpulkan dari perubahan status objek 'Invoice' menjadi 'Paid' atau 'Closed'. Pembaruan ini berasal dari integrasi dengan sistem akuntansi atau pemrosesan pembayaran. Pengumpulan data Lacak perubahan status pada objek 'Invoice' yang berasal dari integrasi dengan sistem keuangan eksternal. Jenis peristiwa inferred | |||
| Pesanan diaktifkan | Peristiwa standar Salesforce yang menandakan pesanan telah difinalisasi dan dapat dilanjutkan ke pemenuhan serta pembuatan faktur. Aktivasi membatasi sebagian besar perubahan pada pesanan dan tercatat sebagai perubahan status tertentu. | ||
| Mengapa ini penting Aktivasi adalah tonggak penting yang tidak dapat dibatalkan dan menegaskan keabsahan pesanan. Tahap ini menjadi serah terima resmi dari tim penjualan ke tim operasional, serta menjadi bagian penting dalam pelacakan waktu siklus penjualan. Sumber data Disimpulkan dari perubahan kolom standar 'Status' pada objek 'Order' menjadi 'Activated'. Stempel waktunya tercatat dalam riwayat kolom 'Order'. Pengumpulan data Pantau riwayat kolom pada objek 'Order' untuk melihat perubahan status menjadi 'Activated'. Jenis peristiwa inferred | |||
| Pesanan dibuat | Menandai saat catatan pesanan penjualan pertama kali dibuat di sistem. Peristiwa ini tercatat saat objek 'Order' baru pertama kali disimpan di Salesforce. | ||
| Mengapa ini penting Ini adalah peristiwa awal utama dalam proses Order to Cash. Mengukur waktu dari tahap ini hingga aktivitas berikutnya penting untuk memahami waktu siklus secara keseluruhan. Sumber data Peristiwa pembuatan objek 'Order'. Stempel waktunya berasal dari kolom standar 'CreatedDate' pada catatan Order. Pengumpulan data Diambil langsung dari stempel waktu 'CreatedDate' pada objek 'Order'. Jenis peristiwa explicit | |||
| Pesanan ditutup | Menandai bahwa pesanan penjualan telah berhasil diselesaikan dan ditutup di sistem. Peristiwa ini disimpulkan dari pembaruan status akhir pada pesanan yang menunjukkan tidak ada tindakan lanjutan. | ||
| Mengapa ini penting Ini adalah peristiwa akhir untuk alur proses utama yang berjalan sesuai rencana. Total waktu hingga tahap ini menjadi KPI 'Average Order to Close Time'. Sumber data Disimpulkan dari perubahan kolom 'Status' pada objek 'Order' menjadi nilai akhir seperti 'Closed', 'Completed', atau 'Fulfilled'. Stempel waktunya tersedia melalui pelacakan riwayat kolom. Pengumpulan data Pantau riwayat kolom pada objek 'Order' untuk melihat perubahan ke status akhir yang menandakan pesanan selesai. Jenis peristiwa inferred | |||
| Faktur dikirim ke pelanggan | Menandakan bahwa faktur telah dikirim kepada pelanggan untuk dibayar. Peristiwa ini biasanya tercatat sebagai perubahan status pada catatan faktur. | ||
| Mengapa ini penting Peristiwa ini menjadi pemicu KPI 'Payment Realization Time'. Keterlambatan antara pembuatan dan pengiriman faktur langsung menunda dimulainya jangka waktu pembayaran. Sumber data Disimpulkan dari perubahan status objek 'Invoice' menjadi 'Sent' atau nilai serupa. Catatan aktivitas untuk email yang dikirim juga dapat digunakan. Pengumpulan data Pantau kolom 'Status' pada objek 'Invoice' terkait atau cari aktivitas dalam log email. Jenis peristiwa inferred | |||
| Pemeriksaan kredit dilakukan | Menandai selesainya pemeriksaan kelayakan kredit pelanggan yang terkait dengan pesanan. Peristiwa ini sering kali disimpulkan saat kolom kustom, seperti 'Credit Check Status', diperbarui menjadi 'Passed' atau 'Completed'. | ||
| Mengapa ini penting Aktivitas ini sering menjadi sumber keterlambatan yang signifikan. Mengukur durasi dan waktu tunggunya penting untuk menganalisis dashboard 'Credit Check Bottleneck Analysis' dan memperbaiki arus kas. Sumber data Disimpulkan dari stempel waktu atau perubahan status pada kolom kustom di objek 'Order' atau 'Account' terkait, misalnya 'Credit_Check_Date__c' atau 'Credit_Status__c'. Pengumpulan data Lacak pembaruan kolom kustom yang menandakan pemeriksaan kredit telah selesai. Jenis peristiwa inferred | |||
| Pesanan diajukan untuk persetujuan | Menandai saat draf pesanan diajukan ke alur kerja persetujuan resmi. Peristiwa ini biasanya disimpulkan dari perubahan status pesanan atau pembuatan catatan dalam riwayat proses persetujuan Salesforce. | ||
| Mengapa ini penting Pelacakan pengajuan membantu mengukur waktu tunggu pesanan untuk disetujui dan efisiensi proses peninjauan. Data ini juga menunjukkan hambatan sebelum persetujuan. Sumber data Disimpulkan dari perubahan status pada objek 'Order', misalnya dari 'Draft' menjadi 'Submitted for Approval', atau dari tanggal pengajuan pada objek 'ProcessInstance' yang terkait dengan pesanan. Pengumpulan data Lacak perubahan kolom status atau kueri objek 'ProcessInstance'. Jenis peristiwa inferred | |||
| Pesanan dibatalkan | Menandakan bahwa pesanan dibatalkan sebelum proses pemenuhan selesai. Peristiwa ini tercatat sebagai perubahan status akhir pada catatan pesanan. | ||
| Mengapa ini penting Ini adalah pengecualian dan peristiwa akhir yang penting. Analisis alasan dan waktu pembatalan pesanan dapat mengungkap masalah dalam proses penjualan, ketersediaan produk, atau kredit pelanggan. Sumber data Disimpulkan dari perubahan kolom 'Status' pada objek 'Order' menjadi 'Cancelled'. Stempel waktunya dapat ditemukan dalam riwayat kolom 'Status'. Pengumpulan data Pantau riwayat kolom pada objek 'Order' untuk melihat perubahan status menjadi 'Cancelled'. Jenis peristiwa inferred | |||
| Pesanan dikirim ke bagian pemenuhan | Menandai serah terima pesanan yang telah diaktifkan ke gudang atau sistem pemenuhan untuk diambil dan dikemas. Peristiwa ini biasanya tercatat sebagai perubahan status pesanan yang dipicu oleh integrasi. | ||
| Mengapa ini penting Peristiwa ini memisahkan bagian komersial dari bagian logistik dalam proses. Dengan melacak waktu dari aktivasi hingga tahap ini, Anda dapat membedakan keterlambatan administrasi dari keterlambatan pemrosesan di gudang. Sumber data Disimpulkan dari perubahan status 'Order' menjadi nilai seperti 'Sent to Fulfillment' atau 'Awaiting Shipment'. Perubahan status ini sering dipicu oleh integrasi dengan ERP/WMS. Pengumpulan data Pantau kolom 'Status' pada objek 'Order' untuk menemukan nilai yang menandakan serah terima ke bagian pemenuhan. Jenis peristiwa inferred | |||
| Pesanan disetujui | Menandakan bahwa semua pihak yang diwajibkan telah menyetujui pesanan penjualan dan pesanan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Peristiwa ini tercatat dari langkah persetujuan terakhir dalam alur kerja atau perubahan status terkait. | ||
| Mengapa ini penting Ini adalah tonggak penting yang membuka jalan bagi proses pemenuhan pesanan. Keterlambatan persetujuan dapat memperpanjang waktu siklus Order to Cash secara signifikan. Sumber data Disimpulkan dari perubahan kolom status pada objek 'Order' menjadi nilai seperti 'Approved'. Tanggal penyelesaian pada catatan 'ProcessInstance' terkait juga dapat digunakan. Pengumpulan data Pantau kolom 'Status' pada objek 'Order' atau penyelesaian riwayat proses persetujuan. Jenis peristiwa inferred | |||
| Stok dialokasikan | Menandakan bahwa produk dalam pesanan telah dipesan dari sistem inventaris. Peristiwa ini biasanya berasal dari sistem ERP atau inventaris eksternal, lalu memperbarui Salesforce melalui perubahan kolom. | ||
| Mengapa ini penting Aktivitas ini penting untuk menganalisis KPI 'Inventory Allocation Lead Time'. Keterlambatan pada tahap ini langsung memengaruhi kemampuan mengirim pesanan tepat waktu. Sumber data Perlu dianalisis sesuai sistem yang digunakan. Peristiwa ini sering disimpulkan dari pembaruan status pada objek 'Order' atau 'OrderItem', atau dari pengisian kolom kustom 'Allocation_Date__c' melalui integrasi. Pengumpulan data Lacak perubahan kolom status atau tanggal pada objek Order atau OrderItem yang berasal dari integrasi ERP. Jenis peristiwa inferred | |||
Panduan ekstraksi data
Langkah
- Prasyarat: Aktifkan pelacakan riwayat kolom: Sebelum membuat laporan, Administrator Salesforce harus memastikan pelacakan riwayat kolom diaktifkan untuk objek Order. Lacak kolom Status dan kolom kustom apa pun yang digunakan untuk menandai peristiwa, seperti Credit_Check_Status__c atau Fulfillment_Status__c. Pengaturan ini tersedia di Setup > Object Manager > Order > Fields & Relationships > Set History Tracking.
- Buat jenis laporan kustom: Untuk mengakses data perubahan kolom bersama detail pesanan, buat jenis laporan kustom. Buka Setup > Report Types. Buat jenis laporan baru dengan Orders sebagai objek utama. Lalu, hubungkan Order History sebagai objek sekunder. Pastikan relasinya diatur ke "Catatan 'A' mungkin memiliki atau tidak memiliki catatan 'B' terkait." Dengan begitu, Anda dapat membuat laporan untuk semua pesanan, termasuk yang belum memiliki riwayat. Simpan jenis laporan ini dengan nama "Orders with History".
- Buat laporan utama 'Events': Buka tab Reports, lalu klik New Report. Pilih jenis laporan "Orders with History". Laporan ini akan merekam semua aktivitas yang didasarkan pada perubahan kolom.
- Atur kolom laporan peristiwa: Tambahkan kolom berikut: Order: Order Number (untuk SalesOrderId), Edit Date (untuk EventTime), User (untuk UserPerformingAction), Field/Event (kolom yang berubah), Original Value, dan New Value. Tambahkan kolom lain dari objek Order induk, seperti Order: Total Amount, Account: Account Name, dan Order: Company Authorized By Date (sebagai pengganti RequestedDeliveryDate jika sesuai).
- Filter laporan peristiwa: Atur filter Show Me ke All orders dan Date Field ke Created Date dengan rentang yang diinginkan (misalnya, Last 3 Months). Tambahkan filter pada kolom Field/Event agar hanya mencakup perubahan kolom yang sesuai dengan aktivitas Anda (misalnya, Status, Credit_Check_Status__c).
- Buat laporan 'Order Created': Buat laporan kedua yang lebih sederhana menggunakan jenis laporan Orders standar. Laporan ini hanya akan merekam peristiwa pembuatan pesanan. Tambahkan kolom Order Number, Created Date, Created By, Status, Total Amount, dan Account Name. Filter berdasarkan Created Date untuk rentang waktu yang diinginkan.
- Ekspor kedua laporan: Jalankan kedua laporan, lalu gunakan opsi Export. Pilih format Details Only dan Comma Delimited .csv.
- Gabungkan dan ubah data: Buka file CSV yang diekspor di aplikasi spreadsheet seperti Microsoft Excel atau gunakan bahasa skrip seperti Python.
- Untuk laporan 'Events', buat kolom ActivityName. Gunakan rumus atau skrip untuk memetakan data perubahan kolom ke nama aktivitas yang diinginkan. Misalnya, jika Field/Event adalah 'Status' dan New Value adalah 'Activated', atur ActivityName ke 'Order Activated'.
- Untuk laporan 'Order Created', tambahkan kolom bernama ActivityName dan isi semua baris dengan 'Order Created'. Ganti nama kolom agar sesuai dengan skema log peristiwa (misalnya, Order Number -> SalesOrderId, Created Date -> EventTime).
- Gabungkan menjadi satu log peristiwa: Tambahkan baris dari data 'Order Created' yang sudah diubah ke data 'Events' yang sudah diubah. Hasilnya adalah satu daftar terpadu yang memuat semua aktivitas.
- Siapkan file untuk diunggah: Tambahkan kolom wajib lainnya: SourceSystem (dengan nilai tetap 'Salesforce Sales Cloud') dan LastDataUpdate (dengan stempel waktu saat ini). Periksa semua judul kolom dan format data sebelum menyimpan file akhir sebagai CSV yang siap diunggah.
Konfigurasi
- Jenis laporan: Jenis laporan khusus yang menghubungkan Orders dan Order History diperlukan untuk mencatat perubahan status dan pembaruan kolom lainnya sebagai peristiwa terpisah.
- Field History Tracking: Metode ini bergantung pada Field History Tracking untuk objek Order. Aktifkan pelacakan sebelum mengekstrak data. Lacak kolom penting seperti Status dan kolom khusus yang mewakili langkah proses.
- Filter rentang tanggal: Gunakan Created Date pada objek Order sebagai filter utama agar analisis mencakup kelompok pesanan yang konsisten. Untuk analisis awal, disarankan menggunakan rentang 3-6 bulan.
- Layanan ekspor data: Untuk lingkungan dengan volume data tinggi, Anda dapat menjadwalkan Data Export Service, mingguan atau bulanan, untuk mengekspor semua data dari objek tertentu (Order, OrderHistory, Account). Data mentah ini memerlukan lebih banyak pemrosesan dan penggabungan di luar Salesforce, tetapi tidak terkena batas waktu dan jumlah baris Report Builder interaktif.
- Izin: Pengguna yang menjalankan ekstraksi memerlukan izin Run Reports, Export Reports, dan View All Data untuk objek Order dan Account. Untuk mengatur Data Export Service, diperlukan hak System Administrator.
- Struktur laporan: Gunakan Tabular Format agar laporan mudah diekspor dan diproses. Hindari format ringkasan atau matriks.
Contoh kueri sql
/*
Salesforce Reports are configured through the user interface. This section describes the configuration of the necessary reports and the logic for post-processing. It is not an executable script.
*/
// ======== REPORT 1: Order Creation Events ========
{
"ReportName": "O2C - Order Created",
"ReportType": "Orders",
"Format": "Tabular",
"Filters": [
{
"Field": "Created Date",
"Operator": "equals",
"Value": "[Specify Date Range, e.g., LAST 90 DAYS]"
}
],
"Columns": [
{"SourceField": "Order Number", "OutputAs": "SalesOrderId"},
{"StaticValue": "Order Created", "OutputAs": "ActivityName"},
{"SourceField": 'Created Date', "OutputAs": "EventTime"},
{"SourceField": "Last Modified By: Full Name", "OutputAs": "UserPerformingAction"},
{"SourceField": "Status", "OutputAs": "OrderStatus"},
{"SourceField": "Total Amount", "OutputAs": "TotalOrderAmount"},
{"SourceField": "Account: Account Name", "OutputAs": "AccountName"},
{"SourceField": "[Your Requested Delivery Date Field]", "OutputAs": "RequestedDeliveryDate"}
]
}
// ======== REPORT 2: Order Field Change Events ========
{
"ReportName": "O2C - Order History Events",
"ReportType": "Orders with History (Custom)",
"Format": "Tabular",
"Filters": [
{
"Field": "Order: Created Date",
"Operator": "equals",
"Value": "[Specify Date Range, e.g., LAST 90 DAYS]"
},
{
"Field": "Field/Event",
"Operator": "in",
"Value": ["Status", "[Credit Check Status Field]", "[Inventory Status Field]", "[Fulfillment Status Field]", "[Shipping Status Field]", "[Delivery Status Field]", "[Invoice Status Field]", "[Payment Status Field]"]
}
],
"Columns": [
{"SourceField": "Order: Order Number", "OutputAs": "SalesOrderId"},
{"SourceField": "Edit Date", "OutputAs": "EventTime"},
{"SourceField": "User", "OutputAs": "UserPerformingAction"},
{"SourceField": "Field/Event", "OutputAs": "SourceFieldForActivity"},
{"SourceField": "New Value", "OutputAs": "SourceValueForActivity"},
{"SourceField": "Order: Total Amount", "OutputAs": "TotalOrderAmount"},
{"SourceField": "Account: Account Name", "OutputAs": "AccountName"}
]
}
// ======== EXTERNAL TRANSFORMATION LOGIC (to be applied after export) ========
/*
- Combine the two exported files.
- For the 'Order History Events' data, create the 'ActivityName' and 'OrderStatus' columns based on the following mapping logic:
CASE
WHEN SourceFieldForActivity = 'Status' AND SourceValueForActivity = 'Submitted' THEN 'Order Submitted for Approval'
WHEN SourceFieldForActivity = 'Status' AND SourceValueForActivity = 'Approved' THEN 'Order Approved'
WHEN SourceFieldForActivity = 'Status' AND SourceValueForActivity = 'Activated' THEN 'Order Activated'
WHEN SourceFieldForActivity = '[Fulfillment Status Field]' AND SourceValueForActivity = 'Sent to Fulfillment' THEN 'Order Sent to Fulfillment'
WHEN SourceFieldForActivity = '[Shipping Status Field]' AND SourceValueForActivity = 'Shipped' THEN 'Goods Shipped'
WHEN SourceFieldForActivity = '[Delivery Status Field]' AND SourceValueForActivity = 'Delivered' THEN 'Goods Delivered'
WHEN SourceFieldForActivity = 'Status' AND SourceValueForActivity = 'Closed' THEN 'Order Closed'
WHEN SourceFieldForActivity = 'Status' AND SourceValueForActivity = 'Cancelled' THEN 'Order Cancelled'
WHEN SourceFieldForActivity = '[Credit Check Status Field]' AND SourceValueForActivity = 'Passed' THEN 'Credit Check Performed'
WHEN SourceFieldForActivity = '[Inventory Status Field]' AND SourceValueForActivity = 'Allocated' THEN 'Inventory Allocated'
WHEN SourceFieldForActivity = '[Invoice Status Field]' AND SourceValueForActivity = 'Created' THEN 'Invoice Created'
WHEN SourceFieldForActivity = '[Invoice Status Field]' AND SourceValueForActivity = 'Sent' THEN 'Invoice Sent to Customer'
WHEN SourceFieldForActivity = '[Payment Status Field]' AND SourceValueForActivity = 'Received' THEN 'Payment Received'
ELSE 'Unknown'
END AS ActivityName
- The OrderStatus attribute should be populated with the 'New Value' when the changed field was 'Status'. For other events, you may need to look up the order's status at that point in time, which is a limitation of this method.
- Add 'SourceSystem' and 'LastDataUpdate' columns to the final combined dataset.
*/ Siap memulai?
Mulai optimalkan pemrosesan pesanan penjualan Order to Cash dengan menyiapkan data menggunakan templat ini. Temukan wawasan untuk menyederhanakan operasional dan meningkatkan efisiensi arus kas.
Tingkatkan arus kas dengan mengoptimalkan pemrosesan pesanan penjualan Order to Cash
Temukan inefisiensi, kurangi waktu siklus hingga 30%, dan percepat arus kas.
Tidak perlu kartu kredit • Mulai dalam hitungan menit