Appian vs ProcessMind: bangun aplikasi atau ukur proses lebih dulu?
Appian membangun dan menjalankan aplikasi proses. ProcessMind mengukur pekerjaan di seluruh sistem yang sudah Anda gunakan dan menyimulasikan rancangan ulang sebelum Anda membangunnya.
Appian adalah platform low-code untuk membangun dan menjalankan aplikasi proses, dengan wawasan proses yang tersedia di dalam platformnya. ProcessMind mengukur alur kerja di berbagai sistem yang sudah Anda gunakan dan menyimulasikan pilihan rancangan ulang sebelum Anda membangun aplikasi. Jika sedang merencanakan proyek, tanyakan dulu apakah Anda sudah tahu apa yang perlu dibangun. Jika belum, ukur proses sebelum menentukan aplikasi yang akan dibuat.
Singkatnya: kapan sebaiknya memilih Appian atau ProcessMind?
Pilih Appian jika Anda perlu membangun dan menjalankan aplikasi, seperti alur kerja penanganan kasus, formulir, atau proses persetujuan. Pilih ProcessMind jika Anda perlu memahami cara proses berjalan, penyebabnya melambat, dan perubahan yang mungkin dihasilkan dari rancangan ulang.
Kedua alat ini mendukung tahap pekerjaan yang berbeda. Appian membantu Anda membangun dan menjalankan aplikasi. ProcessMind membantu Anda mengukur dan merancang ulang proses. Jika mempertimbangkan keduanya, mulailah dengan mengukur proses saat ini, lalu tentukan apa yang layak dibangun.
| Aspek | Appian | ProcessMind |
|---|---|---|
| Fungsi | Platform low-code untuk membangun dan menjalankan aplikasi proses | Platform untuk process mining, pemodelan, dan simulasi |
| Hasil yang diperoleh | Aplikasi dengan workflow, formulir, kasus, dan data | Bukti tentang cara kerja berjalan dan pilihan untuk merancang ulang proses |
| Kegunaan | Proses yang dibangun dan dijalankan di platform | Proses yang diukur di berbagai sistem yang sudah Anda gunakan |
| Pengguna | Tim yang membangun dan mengelola aplikasi | Pemilik proses dan analis yang menyelidiki kinerja |
| Model komersial | Lisensi platform dan biaya penerapan | Langganan per lisensi dengan paket harga yang dipublikasikan |
Apa itu perangkat lunak Appian?
Appian menggambarkan platformnya sebagai otomatisasi AI untuk proses penting, dengan slogan “Serious AI. Built on Process.” Dokumentasi sebelumnya menyebut rangkaian BPM Appian, sedangkan platform saat ini dijelaskan sebagai platform aplikasi low-code. Platform manajemen proses bisnis Appian menggabungkan pengembangan aplikasi low-code, manajemen kasus, data fabric, modernisasi sistem lama, dan kemampuan kepatuhan. Platform ini juga menyertakan fitur Appian RPA dan AI untuk mengotomatiskan langkah-langkah tertentu. Appian menyediakan wawasan proses di dalam platformnya.
Appian dirancang untuk tim yang ingin mengembangkan dan menjalankan aplikasi di platformnya. Proses yang berjalan sebagai workflow Appian dapat dipantau melalui fitur analisis prosesnya, sehingga Anda bisa memahami proses di lingkungan tersebut. Tujuannya berbeda dari mengukur alur kerja di berbagai sistem yang sudah Anda gunakan.
Apa yang diukur ProcessMind?
ProcessMind menggunakan data peristiwa, seperti ID kasus, aktivitas, dan stempel waktu, untuk merekonstruksi jalannya proses. Anda dapat meninjau volume kasus, waktu siklus, variasi proses, pengerjaan ulang, dan waktu tunggu antar langkah. Setelah itu, Anda dapat memodelkan proses dalam BPMN dan menyimulasikan beberapa opsi sebelum menentukan perubahan.
Pengukuran dan pemodelan dilakukan di ruang kerja yang sama. Inilah yang membedakannya dari penggunaan satu alat untuk process mining dan alat lain untuk menggambar model. Arsitektur proses, model BPMN, dan data hasil process mining tetap terhubung. Model dapat diperiksa terhadap event log melalui pemeriksaan kesesuaian, dianimasikan dengan kasus nyata, dan disimulasikan berdasarkan kondisi awal dari data hasil process mining. Parameter simulasi juga diambil dari data Anda sendiri. Hasilnya adalah kembaran digital proses yang dapat digunakan, bukan sekadar diagram dalam bahan tinjauan.
ProcessMind membaca data proses, bukan menjalankan pekerjaan. Jadi, Anda dapat menganalisis proses yang melibatkan beberapa sistem tanpa memindahkannya ke platform baru. Gambaran proses yang dihasilkan dapat membantu Anda menentukan apa yang perlu dibangun, di platform mana pun pilihan Anda. Sebelum menentukan cakupan aplikasi, lihat cara process mining mengukur pekerjaan di berbagai sistem Anda, lalu bandingkan alur yang terukur dengan proses yang ingin Anda bangun.
Apa perbedaan Appian dan ProcessMind?
| Kemampuan | Appian | ProcessMind |
|---|---|---|
| Membangun aplikasi low-code | Ya | Tidak |
| Mengelola kasus dan formulir | Ya | Tidak |
| Menganalisis sistem yang sudah ada | Analisis proses di platformnya | Mengukur proses menggunakan data peristiwa dari sistem Anda |
| Menelusuri variasi, pengerjaan ulang, dan waktu tunggu | Tersedia dalam fitur analisis prosesnya | Menganalisis berbagai kasus, termasuk pengecualian |
| Memodelkan proses dalam BPMN | Pemodelan proses merupakan bagian dari platform | Ya |
| Alat BPM | Alat BPM Appian untuk membangun dan menjalankan proses | Alat pemodelan dan analisis |
| Menyimulasikan rancangan ulang sebelum membangun | Tujuannya berbeda | Ya |
| Menerapkan dan menjalankan aplikasi | Ya | Tidak |
| Memulai analisis sebelum memilih platform | Bukan fungsi utamanya | Ya |
Kapan Appian lebih sesuai?
Appian cocok jika Anda sudah mengetahui kebutuhan aplikasi dan ingin menggunakan platform untuk membangun serta menjalankannya.
- Anda membutuhkan aplikasi untuk mengelola kasus. Ganti spreadsheet, kotak masuk, atau rangkaian persetujuan manual dengan aplikasi yang mendukung proses tersebut.
- Anda sedang memodernisasi aplikasi lama. Appian dirancang untuk membantu tim membangun dan mengelola aplikasi di platformnya.
- Anda membutuhkan platform dengan sertifikasi kepatuhan. Periksa dokumentasi Appian terbaru dan pastikan sesuai dengan persyaratan pengadaan serta kepatuhan organisasi Anda.
- Anda ingin membangun dan menjalankan aplikasi di satu platform. Satu platform dapat menyederhanakan pengelolaan aplikasi dan dukungannya.
- Model pengembangan Anda mencakup low-code. Pendekatan low-code Appian membantu tim membangun aplikasi dengan lebih sedikit pemrograman konvensional.
Kapan ProcessMind lebih sesuai?
ProcessMind cocok jika Anda membutuhkan bukti tentang proses sebelum memutuskan apa yang akan dibangun.
- Anda belum memahami prosesnya. Ukur jalannya proses untuk menemukan langkah yang tidak perlu, pengerjaan ulang, dan keterlambatan sebelum menentukan cakupan aplikasi.
- Pekerjaan berlangsung di sistem yang ingin Anda pertahankan. Analisis proses di berbagai sistem tersebut, alih-alih menganggap semuanya harus dipindahkan ke platform baru.
- Anda perlu membandingkan opsi rancangan ulang. Simulasikan beberapa opsi sebelum menetapkan rancangan aplikasi.
- Pemilik proses membutuhkan gambaran bersama. Gunakan data proses sebagai dasar diskusi, bukan hanya ingatan orang tentang cara kerja.
- Anda ingin model proses yang tidak terikat pada platform aplikasi. Pastikan deskripsi proses tetap berguna meskipun pilihan platform Anda berubah.
- Anda ingin model dan data tetap terhubung. Dengan process mining dan pemodelan di satu ruang kerja, rancangan, bukti, dan simulasi tetap selaras, bukan terpisah di berbagai alat.
Apa perbedaan model harga keduanya?
Appian menggunakan model komersial berbasis platform. Total proyek dapat mencakup lisensi platform dan pekerjaan penerapan. Cakupannya bergantung pada apa yang ingin Anda bangun. Bandingkan penawaran terbaru vendor dengan kebutuhan Anda.
ProcessMind menawarkan langganan per lisensi dengan beberapa paket harga yang dipublikasikan dan uji coba gratis selama 14 hari. Gunakan analisis proses untuk memahami pekerjaan dan menentukan cakupannya sebelum membandingkannya dengan proyek aplikasi.
Perbandingan yang berguna bukan sekadar membandingkan satu lisensi dengan lisensi lain. Pertimbangkan biaya mengukur proses, membangun aplikasi, dan menerapkan langkah-langkah yang menurut bukti sebenarnya bisa dihilangkan. Untuk memperkirakan manfaatnya, hitung nilai analisis proses dibandingkan dengan proyek aplikasi yang sedang Anda pertimbangkan.
Bagaimana Appian dan ProcessMind dapat digunakan bersama?
Ikuti empat langkah ini untuk menghubungkan analisis proses dengan pengembangan aplikasi:
- Ukur proses saat ini menggunakan data peristiwa dari sistem tempat pekerjaan berlangsung.
- Modelkan proses yang dituju dan simulasikan perubahan sebelum menetapkan rancangan.
- Bangun aplikasi di Appian jika hasil pengukuran menunjukkan bahwa aplikasi memang diperlukan.
- Lanjutkan pengukuran untuk membandingkan proses yang berjalan dengan rancangan yang diinginkan dan menemukan perubahannya.
Urutan ini membantu Anda menghindari pembangunan aplikasi untuk proses yang masih memuat pekerjaan yang tidak perlu. Anda juga mendapatkan kondisi awal terukur untuk menilai perubahan setelah penerapan.
Mana yang sebaiknya dipilih lebih dulu?
Mulai dengan Appian jika Anda sudah memahami proses dan perlu membangun serta menjalankan aplikasi. Mulai dengan ProcessMind jika Anda masih perlu memahami cara kerja proses dan menentukan apa yang harus diubah. Sebagian besar pesaing Appian di kategori low-code menjawab kebutuhan yang sama. Jadi, keputusan biasanya bergantung pada apakah prosesnya sudah jelas.
Jika Anda membutuhkan keduanya, ukur proses terlebih dahulu, modelkan rancangan ulang, bangun yang memang diperlukan, lalu lanjutkan pengukuran. Dengan begitu, cakupan proyek aplikasi lebih jelas dan Anda memiliki kondisi awal proses untuk dibandingkan.
Untuk penjelasan lebih luas tentang sistem manajemen proses bisnis, baca penjelasan tentang BPMS. Untuk memahami analisis di balik proses yang diukur, lihat ikhtisar process mining. Untuk panduan menyiapkan data, baca cara membuat event log untuk process mining. Anda juga dapat membaca dokumentasi tentang sumber data process mining.
Tentukan apa yang perlu dibangun lebih dulu
Ukur proses sebelum menentukan cakupan aplikasi. Gunakan hasilnya untuk mengetahui apa yang perlu dipertahankan, diubah, atau dihilangkan.
Tentukan apa yang perlu dibangun lebih dulu
Anda sedang mempertimbangkan proyek aplikasi, tetapi belum ada yang mengukur proses yang akan digantikan.