Templat data siklus hidup karyawan dari rekrutmen hingga pensiun
Templat data siklus hidup karyawan dari rekrutmen hingga pensiun
- Atribut yang disarankan untuk dikumpulkan agar analisis lebih menyeluruh
- Aktivitas utama yang perlu dilacak sepanjang siklus hidup karyawan
- Panduan praktis untuk mengekstrak data dari Workday Onboarding
Atribut siklus hidup karyawan dari rekrutmen hingga pensiun
| Nama | Deskripsi | ||
|---|---|---|---|
|
ID karyawan
EmployeeId
|
Pengenal unik karyawan yang berfungsi sebagai ID kasus utama untuk seluruh siklus kerjanya di organisasi. | ||
|
Deskripsi
ID karyawan menjadi dasar analisis proses Hire to Retire. ID ini menghubungkan semua peristiwa terkait, mulai dari lamaran kerja hingga pemutusan hubungan kerja, menjadi satu rangkaian yang utuh. Dengan melacak ID ini, organisasi dapat menyusun riwayat lengkap masa kerja karyawan, termasuk perubahan peran, tinjauan kinerja, dan langkah orientasi. Dalam process mining, setiap aktivitas dikaitkan dengan ID karyawan. Dengan begitu, Anda dapat melihat siklus kerja setiap karyawan maupun keseluruhannya. Analisis ini membantu mengukur durasi proses, menemukan jalur yang umum, dan mengidentifikasi hambatan yang memengaruhi karyawan di berbagai tahap karier.
Mengapa ini penting
Atribut ini penting untuk menghubungkan semua peristiwa dalam siklus kerja seorang karyawan, sehingga proses dapat dilihat secara menyeluruh dari awal hingga akhir.
Sumber data
Kolom utama di Workday HCM ini biasanya tersedia di profil pekerja dan transaksi proses bisnis.
Contoh
100234510087651011212
|
|||
|
Nama aktivitas
ActivityName
|
Nama peristiwa atau tugas tertentu yang terjadi pada suatu tahap dalam siklus kerja karyawan. | ||
|
Deskripsi
Nama aktivitas menjelaskan langkah tertentu dalam proses Hire to Retire, seperti 'Tawaran diterima', 'Pemeriksaan latar belakang selesai', atau 'Promosi disetujui'. Aktivitas ini menjadi simpul dalam peta proses dan menunjukkan urutan peristiwa dalam perjalanan kerja karyawan. Analisis aktivitas membantu organisasi memahami alur proses, menemukan jalur yang sering maupun jarang terjadi, serta mengetahui tahap yang mengalami keterlambatan atau pengerjaan ulang. Nama aktivitas yang konsisten dan jelas penting untuk membuat model proses yang akurat dan mudah dipahami.
Mengapa ini penting
Atribut ini menentukan langkah-langkah dalam peta proses, yang menjadi dasar analisis dan visualisasi process mining.
Sumber data
Diambil dari Business Process Step atau Event Name dalam log transaksi Workday.
Contoh
Surat penawaran dibuatTugas orientasi selesaiPemutusan hubungan kerja dimulai
|
|||
|
Waktu peristiwa
EventTimestamp
|
Tanggal dan waktu tepat saat aktivitas atau peristiwa dicatat. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini menunjukkan kapan setiap aktivitas terjadi. Urutan dan waktu pencatatan digunakan untuk menyusun alur proses dan menghitung metrik berbasis waktu, seperti waktu siklus dan durasi. Dalam analisis, waktu peristiwa menjadi dasar untuk memahami kinerja proses. Atribut ini membantu menghitung jeda antar langkah, menemukan keterlambatan, dan menganalisis perilaku proses dalam periode berbeda, misalnya membandingkan kecepatan perekrutan dari satu kuartal ke kuartal berikutnya.
Mengapa ini penting
Atribut ini penting untuk mengurutkan peristiwa dengan benar dan menghitung metrik kinerja, seperti waktu siklus dan hambatan.
Sumber data
Kolom ini umumnya tersedia dalam log transaksi proses bisnis Workday, sering disebut 'Effective Date' atau 'Completed Moment'.
Contoh
2023-10-26T10:00:00Z2023-11-01T14:35:10Z2024-01-15T09:12:00Z
|
|||
|
Departemen
Department
|
Departemen organisasi tempat karyawan bekerja. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini menunjukkan departemen tempat karyawan ditugaskan, seperti 'Penjualan', 'Teknik', atau 'Sumber Daya Manusia'. Dimensi ini penting untuk membagi dan membandingkan kinerja proses di berbagai bagian organisasi. Dengan memfilter berdasarkan departemen, Anda dapat menjawab pertanyaan seperti, 'Apakah waktu perekrutan di departemen Teknik lebih lama daripada di departemen Penjualan?' atau 'Departemen mana yang paling sering mengalami penyimpangan dalam proses orientasi?'. Analisis ini membantu menemukan masalah di bagian tertentu dan menyesuaikan perbaikan proses.
Mengapa ini penting
Atribut ini mendukung analisis perbandingan untuk mengetahui apakah inefisiensi proses terkonsentrasi di area bisnis tertentu.
Sumber data
Data ini merupakan bagian dari informasi jabatan dan organisasi utama karyawan di Workday HCM, yang terhubung dengan posisi mereka.
Contoh
TeknikPenjualan dan pemasaranKeuangan
|
|||
|
ID permintaan tenaga kerja
JobRequisitionId
|
Pengenal unik untuk permintaan tenaga kerja yang memulai proses perekrutan. | ||
|
Deskripsi
ID permintaan tenaga kerja menghubungkan semua aktivitas awal perekrutan, seperti memasang lowongan, menyeleksi kandidat, dan membuat tawaran, dengan kebutuhan bisnis tertentu. ID ini berfungsi sebagai ID kasus sekunder untuk tahap rekrutmen dalam siklus kerja karyawan. Analisis berdasarkan ID permintaan tenaga kerja dapat menunjukkan efisiensi proses perekrutan untuk berbagai posisi atau departemen. ID ini membantu melacak seluruh tahapan, mulai dari pembuatan permintaan hingga tawaran diterima, serta mendukung KPI seperti 'Rata-rata waktu perekrutan'.
Mengapa ini penting
Atribut ini mengelompokkan semua aktivitas sebelum karyawan mulai bekerja dengan satu pengenal, sehingga bagian rekrutmen dalam proses dapat dianalisis secara terperinci.
Sumber data
Tersedia di modul Recruiting Workday. ID ini dikaitkan dengan lamaran kandidat dan proses perekrutan selanjutnya.
Contoh
REQ-2023-05-101REQ-2024-01-230REQ-2023-11-087
|
|||
|
Jenis peristiwa siklus kerja
LifecycleEventType
|
Mengelompokkan proses ke dalam jenis siklus kerja utama, seperti orientasi, promosi, atau proses keluar karyawan. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini mengelompokkan berbagai perjalanan kerja dalam keseluruhan proses Hire to Retire. Dengan memberi label pada setiap kasus, seperti 'Orientasi', 'Perpindahan peran internal', atau 'Pemutusan hubungan kerja', Anda dapat memfilter peta proses dan menganalisis setiap subproses secara terpisah. Misalnya, untuk menganalisis dashboard 'Waktu perpindahan peran internal dan promosi', Anda dapat memfilter kasus dengan jenis peristiwa siklus kerja 'Perpindahan peran internal' atau 'Promosi'. Pembagian ini penting untuk membuat analisis dan dashboard yang menjawab pertanyaan bisnis tertentu.
Mengapa ini penting
Atribut ini membagi perjalanan kerja karyawan menjadi beberapa subproses, sehingga Anda dapat berfokus pada analisis orientasi, proses keluar karyawan, atau promosi.
Sumber data
Biasanya ditentukan dengan memetakan nama Business Process Workday tertentu, seperti 'Hire', 'Change Job', dan 'Terminate', ke kategori ini saat data diubah.
Contoh
OrientasiPerpindahan peran internalProses keluar karyawanPengelolaan kinerja
|
|||
|
Pelaksana peristiwa
EventPerformer
|
Pengguna atau agen sistem otomatis yang menjalankan aktivitas. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini menunjukkan individu, peran, atau sistem yang bertanggung jawab menyelesaikan tugas. Contohnya, manajer perekrutan yang menyetujui tawaran, spesialis HR yang memulai orientasi, atau proses sistem yang membuat notifikasi. Analisis pelaksana peristiwa membantu memahami alokasi sumber daya, pembagian beban kerja, dan penggunaan sistem oleh pengguna. Analisis ini dapat menemukan tim yang kelebihan beban, menunjukkan peluang otomatisasi untuk tugas berulang yang dikerjakan secara manual, serta membandingkan kinerja antarindividu atau departemen.
Mengapa ini penting
Atribut ini membantu menganalisis pembagian beban kerja dan kinerja pengguna, serta mengetahui siapa saja yang terlibat dalam proses. Informasi ini penting untuk menentukan perbaikan yang tepat sasaran.
Sumber data
Tersedia di log transaksi Workday Business Processes dan biasanya dikaitkan dengan pengguna yang menyelesaikan suatu langkah.
Contoh
jsmith@example.comr.davisProses sistem
|
|||
|
Waktu akhir peristiwa
EventEndTime
|
Waktu yang menandai selesainya suatu aktivitas, terutama tugas yang memiliki durasi terukur. | ||
|
Deskripsi
StartTime menunjukkan kapan aktivitas dimulai, sedangkan waktu akhir peristiwa menunjukkan kapan aktivitas selesai. Selisih keduanya adalah waktu pemrosesan aktivitas. Informasi ini berguna untuk tugas yang tidak berlangsung seketika, seperti 'Background Check' atau 'Performance Review'. Dalam analisis, atribut ini penting untuk menghitung metrik ProcessingTime. Atribut ini membantu membedakan waktu tunggu antaraktivitas dari waktu yang benar-benar digunakan untuk mengerjakan aktivitas, sehingga Anda dapat memahami dengan lebih tepat ke mana waktu dalam proses digunakan.
Mengapa ini penting
Atribut ini membantu menghitung waktu pemrosesan aktivitas yang sebenarnya dan membedakan waktu kerja aktif dari waktu tunggu.
Sumber data
Untuk beberapa proses bisnis di Workday, waktu mulai dan selesai sama-sama dicatat. Data mungkin perlu digabungkan dari beberapa peristiwa.
Contoh
2023-10-26T18:30:00Z2023-11-05T11:00:15Z2024-01-15T17:20:00Z
|
|||
|
Alasan pemutusan hubungan kerja
TerminationReason
|
Alasan karyawan meninggalkan organisasi. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini mencatat alasan berakhirnya masa kerja karyawan, seperti 'Mengundurkan diri secara sukarela', 'Pemutusan hubungan kerja, kinerja', atau 'Pensiun'. Informasi ini penting untuk menganalisis pergantian karyawan dan proses keluar. Dalam process mining, alasan pemutusan hubungan kerja memberikan konteks pada proses keluar. Anda dapat menggunakannya untuk menganalisis apakah setiap jenis pemutusan hubungan kerja mengikuti prosedur yang berbeda atau memerlukan waktu yang berbeda. Informasi ini membantu Anda memahami pergantian karyawan dan memastikan proses keluar ditangani dengan tepat sesuai situasinya.
Mengapa ini penting
Memberikan konteks penting untuk menganalisis proses keluar dan membantu mengaitkan masalah proses dengan alasan karyawan meninggalkan organisasi.
Sumber data
Dicatat selama proses bisnis 'Terminate Employee' di Workday.
Contoh
Pengunduran diri sukarelaPemutusan hubungan kerja tidak sukarelaPensiun
|
|||
|
Apakah aktivitas terkait kepatuhan
IsComplianceActivity
|
Penanda boolean yang menunjukkan apakah suatu aktivitas merupakan langkah wajib untuk memenuhi kepatuhan atau peraturan. | ||
|
Deskripsi
Penanda ini mengidentifikasi aktivitas penting untuk memenuhi ketentuan hukum, peraturan, atau kebijakan, seperti menandatangani pernyataan persetujuan kebijakan atau menyelesaikan pelatihan wajib. Dengan begitu, aktivitas penting ini dapat dibedakan dari tugas administrasi biasa. Dalam analisis, atribut ini memungkinkan Anda membuat dashboard dan KPI yang berfokus pada kepatuhan, seperti 'Tingkat Aktivitas Kepatuhan Kritis'. Atribut ini membantu organisasi memantau dan memastikan semua karyawan menyelesaikan langkah-langkah penting sesuai peraturan tepat waktu, sehingga risiko organisasi berkurang.
Mengapa ini penting
Memudahkan pemantauan langkah-langkah penting untuk memenuhi kepatuhan terhadap peraturan dan mengurangi risiko.
Sumber data
Atribut ini biasanya diturunkan saat transformasi data dengan memetakan daftar nama aktivitas terkait kepatuhan ke penanda benar/salah.
Contoh
truefalse
|
|||
|
Apakah SLA dilanggar
IsSlaViolated
|
Penanda boolean yang menunjukkan apakah aktivitas selesai setelah tanggal target SLA. | ||
|
Deskripsi
Atribut hasil perhitungan ini menunjukkan secara sederhana, dengan nilai benar atau salah, apakah suatu langkah proses memenuhi service level agreement. Nilainya diperoleh dengan membandingkan stempel waktu penyelesaian aktivitas (EventTimestamp) dengan tenggatnya (SlaTargetDate). Penanda ini sangat berguna untuk dashboard dan pelaporan karena memudahkan penghitungan dan visualisasi pelanggaran SLA. Penanda ini mendukung KPI seperti 'Ketepatan Waktu Tinjauan Kinerja' dan memudahkan pembuatan peringatan atau laporan tentang tugas yang terlambat. Dengan begitu, tim dapat berfokus pada keterlambatan yang paling penting.
Mengapa ini penting
Memudahkan pemantauan kinerja dengan menandai setiap kejadian saat tenggat yang disepakati tidak terpenuhi.
Sumber data
Kolom hasil perhitungan: bernilai true jika EventTimestamp > SlaTargetDate, selain itu false.
Contoh
truefalse
|
|||
|
Apakah terjadi pengerjaan ulang
IsRework
|
Penanda boolean yang menunjukkan apakah suatu aktivitas mengulang langkah sebelumnya dalam kasus yang sama. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini mengidentifikasi pengerjaan ulang, yaitu saat tugas yang sama harus dilakukan lebih dari sekali untuk karyawan yang sama. Contohnya, mengirim ulang dokumen yang salah atau mengulangi pemeriksaan latar belakang yang gagal. Biasanya, pengerjaan ulang diketahui ketika nama aktivitas yang sama muncul beberapa kali dalam log peristiwa suatu kasus. Analisis pengerjaan ulang penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proses. Penanda 'IsRework' memudahkan Anda menghitung jumlah pengerjaan ulang, menemukan penyebabnya, dan mengukur dampak perbaikan agar pekerjaan benar sejak awal. Penanda ini mendukung dashboard 'Analisis Pengerjaan Ulang dan Pengulangan'.
Mengapa ini penting
Membantu menghitung inefisiensi dan pemborosan proses dengan menandai aktivitas yang berulang, yang dapat menunjukkan masalah kualitas atau komunikasi.
Sumber data
Penanda ini dihitung saat analisis process mining dengan mendeteksi aktivitas berulang dalam kasus yang sama.
Contoh
truefalse
|
|||
|
ID posisi
PositionId
|
Pengenal unik untuk posisi atau jabatan tertentu yang dipegang karyawan. | ||
|
Deskripsi
Position ID menunjukkan jabatan tertentu yang dipegang karyawan dalam struktur organisasi. Setiap posisi memiliki atribut seperti profil jabatan, lokasi, dan struktur pelaporan. Informasi ini lebih spesifik daripada nama jabatan, karena beberapa posisi dapat memiliki nama yang sama. Analisis berdasarkan Position ID membantu Anda memahami proses untuk jabatan tertentu. Misalnya, Anda dapat menganalisis proses orientasi untuk semua posisi 'Senior Software Engineer' guna melihat pola atau keterlambatan yang umum terjadi pada jabatan tersebut.
Mengapa ini penting
Memungkinkan analisis terperinci berdasarkan jabatan tertentu, sehingga Anda dapat memahami perbedaan proses untuk berbagai posisi di perusahaan.
Sumber data
Kolom standar yang terkait dengan penugasan kerja karyawan di Workday HCM.
Contoh
POS-1001POS-2345POS-8762
|
|||
|
Jenis kepegawaian
EmploymentType
|
Menunjukkan apakah karyawan bekerja penuh waktu, paruh waktu, sebagai kontraktor, atau sebagai peserta magang. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini mengelompokkan jenis perjanjian kerja. Jenis kepegawaian yang berbeda sering mengikuti variasi proses yang berbeda untuk orientasi, penggajian, dan penyiapan tunjangan. Gunakan atribut ini sebagai filter untuk membandingkan proses siklus kepegawaian berbagai kategori pekerja. Anda dapat melihat, misalnya, apakah proses orientasi kontraktor jauh lebih cepat atau kurang patuh dibandingkan proses untuk karyawan penuh waktu. Hasilnya dapat menjadi dasar penyesuaian proses yang lebih terarah.
Mengapa ini penting
Membantu membandingkan variasi proses antar kategori pekerja, seperti karyawan penuh waktu dan kontraktor, yang mungkin mengikuti prosedur berbeda.
Sumber data
Kolom standar pada detail pekerjaan karyawan di Workday HCM.
Contoh
Penuh waktuParuh waktuKontraktorPeserta magang
|
|||
|
Lokasi
Location
|
Lokasi geografis atau kantor yang terkait dengan posisi karyawan. | ||
|
Deskripsi
Atribut lokasi menunjukkan negara, provinsi, atau kota tempat karyawan bekerja. Dimensi geografis ini penting untuk membandingkan kinerja proses dan kepatuhan di berbagai wilayah. Analisis berdasarkan lokasi dapat menemukan perbedaan regional dalam waktu perekrutan, efisiensi orientasi, atau prosedur pemutusan hubungan kerja. Analisis ini membantu menjawab pertanyaan seperti, 'Apakah pemeriksaan latar belakang di Jerman lebih lama daripada di Amerika Serikat?' dan mendukung pemantauan kepatuhan terhadap peraturan khusus di setiap wilayah.
Mengapa ini penting
Atribut ini mendukung analisis geografis untuk menemukan variasi proses antarwilayah yang mungkin dipengaruhi oleh manajemen setempat, peraturan, atau budaya.
Sumber data
Bagian dari data posisi dan penugasan organisasi karyawan di Workday HCM.
Contoh
AS - New YorkJerman - BerlinIndia - Bangalore
|
|||
|
Nama rencana orientasi
OnboardingPlanName
|
Nama templat atau rencana orientasi tertentu yang diberikan kepada karyawan baru. | ||
|
Deskripsi
Workday memungkinkan organisasi membuat rencana orientasi yang berbeda sesuai jabatan, lokasi, atau tingkat senioritas. Atribut ini menunjukkan rencana yang digunakan untuk karyawan baru. Analisis berdasarkan nama rencana orientasi membantu mengevaluasi efektivitas dan efisiensi berbagai strategi orientasi. Anda dapat membandingkan, misalnya, 'Rencana Orientasi Eksekutif' dengan 'Rencana Orientasi Karyawan Standar' untuk mengetahui rencana mana yang memiliki tingkat penyelesaian tugas lebih tinggi atau waktu siklus lebih singkat.
Mengapa ini penting
Membantu mengevaluasi kinerja berbagai program orientasi untuk menemukan praktik yang efektif dan hal-hal yang perlu diperbaiki.
Sumber data
Informasi ini kemungkinan tersedia di modul Onboarding Workday dan terkait dengan proses bisnis Hire.
Contoh
Orientasi standar perusahaanOrientasi tim penjualanRencana orientasi eksekutif
|
|||
|
Pembaruan data terakhir
LastDataUpdate
|
Waktu yang menunjukkan kapan data peristiwa terakhir kali diperbarui dari sistem sumber. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini menunjukkan kapan kumpulan data terakhir diperbarui. Informasi ini membantu Anda mengetahui seberapa baru data yang dianalisis, hal penting untuk mengambil keputusan bisnis yang tepat waktu dan relevan berdasarkan wawasan process mining. Untuk dashboard dan pemantauan berkelanjutan, waktu ini membantu pengguna memastikan bahwa data yang mereka lihat adalah data terbaru yang tersedia. Metadata ini juga penting untuk menjaga integritas data dan kepercayaan pengguna terhadap hasil analisis.
Mengapa ini penting
Atribut ini memberi tahu pengguna seberapa baru data yang digunakan, hal penting untuk menjaga relevansi dan keakuratan analisis proses.
Sumber data
Kolom metadata ini dibuat dan ditambahkan ke kumpulan data saat data dimasukkan atau diproses melalui ETL (Extract, Transform, Load).
Contoh
2024-03-15T02:00:00Z2024-03-16T02:00:00Z
|
|||
|
Sistem sumber
SourceSystem
|
Sistem tempat data peristiwa diambil, dalam hal ini Workday Onboarding. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini menunjukkan asal data. Tampilan ini berfokus pada Workday Onboarding, tetapi proses Hire to Retire secara keseluruhan mungkin menggunakan data dari sistem lain, seperti Applicant Tracking System (ATS) atau penyedia penggajian terpisah. Mencantumkan sistem sumber penting untuk tata kelola data dan memahami konteks peristiwa. Dalam analisis yang melibatkan beberapa sistem, kolom ini membantu Anda memfilter peristiwa berdasarkan sistem tertentu atau menganalisis perpindahan data antar sistem.
Mengapa ini penting
Atribut ini memberikan konteks penting tentang asal data, yang diperlukan untuk memvalidasi data dan menganalisis gabungan data dari beberapa sistem.
Sumber data
Biasanya berupa nilai tetap ('Workday Onboarding') yang ditambahkan saat data diekstrak dan diubah.
Contoh
Orientasi karyawan baru di WorkdayWorkday HCM
|
|||
|
Status kepegawaian
EmploymentStatus
|
Status kepegawaian karyawan saat ini, seperti Aktif, Diberhentikan, atau Cuti. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini menunjukkan status karyawan saat ini di organisasi. Nilainya berubah seiring karyawan menjalani siklus kepegawaiannya. Misalnya, karyawan baru berstatus 'Pra-Karyawan' atau 'Orientasi', lalu menjadi 'Aktif' setelah proses selesai. Dalam process mining, atribut ini memberikan informasi penting tentang status karyawan. Anda dapat menggunakannya untuk memeriksa kepatuhan proses, misalnya memastikan penggajian hanya disiapkan untuk karyawan 'Aktif'. Atribut ini juga membantu menyaring kelompok tertentu, seperti menganalisis proses keluar bagi semua karyawan yang 'Diberhentikan'.
Mengapa ini penting
Menunjukkan kondisi karyawan saat ini. Informasi ini berguna untuk memvalidasi logika proses dan menyaring analisis berdasarkan kelompok karyawan tertentu.
Sumber data
Kolom utama pada profil pekerja di Workday HCM.
Contoh
AktifDiberhentikanCutiPra-Karyawan
|
|||
|
Tanggal target SLA
SlaTargetDate
|
Tanggal target penyelesaian aktivitas tertentu, seperti tinjauan kinerja. | ||
|
Deskripsi
Atribut ini menetapkan tenggat Service Level Agreement (SLA) untuk tugas tertentu. Atribut ini menentukan waktu yang diharapkan untuk menyelesaikan proses dan menjadi tolok ukur kinerja. Atribut ini penting untuk KPI seperti 'Ketepatan Waktu Tinjauan Kinerja' dan dashboard yang memantau pemenuhan SLA. Dengan membandingkan tanggal penyelesaian aktual (EventTimestamp) dengan SlaTargetDate, Anda dapat mengidentifikasi pelanggaran secara otomatis, mengukur ketepatan waktu, dan menangani keterlambatan lebih awal.
Mengapa ini penting
Memberikan tolok ukur yang jelas untuk mengukur ketepatan waktu dan penting untuk menghitung KPI pemenuhan SLA.
Sumber data
Untuk proses seperti Tinjauan Kinerja di Workday, tanggal jatuh tempo biasanya sudah ditetapkan. Data ini perlu diekstrak bersama peristiwa proses.
Contoh
2023-12-31T23:59:59Z2024-06-30T23:59:59Z
|
|||
|
Waktu perekrutan
TimeToHire
|
Total waktu sejak permintaan lowongan dibuat hingga kandidat menerima tawaran kerja. | ||
|
Deskripsi
Waktu perekrutan adalah KPI penting yang mengukur efisiensi seluruh proses perekrutan. Nilainya dihitung dari durasi antara peristiwa 'Permintaan Lowongan Dibuat' dan 'Tawaran Kerja Diterima' untuk karyawan atau permintaan yang sama. Atribut hasil perhitungan ini menjadi dasar KPI 'Rata-rata Waktu Perekrutan' dan dashboard terkait. Dengan memantaunya dari waktu ke waktu, tim HR dapat mengukur dampak perbaikan proses, menemukan hambatan dalam pencarian kandidat atau wawancara, serta menetapkan jadwal perekrutan yang realistis bagi manajer.
Mengapa ini penting
Mengukur langsung efisiensi proses perekrutan, salah satu indikator kinerja utama bagi organisasi HR.
Sumber data
Dihitung pada tingkat kasus dengan mencari durasi antara stempel waktu aktivitas 'Permintaan Lowongan Dibuat' dan 'Tawaran Kerja Diterima'.
Contoh
35 hari62 hari28 hari
|
|||
Aktivitas siklus hidup karyawan dari rekrutmen hingga pensiun
| Aktivitas | Deskripsi | ||
|---|---|---|---|
|
Hubungan kerja karyawan berakhir
|
Ini adalah aktivitas terakhir dalam siklus kerja karyawan, yang menandai berakhirnya hubungan kerja secara resmi di sistem. Peristiwa ini tercatat setelah proses bisnis 'Terminate Employee' berhasil diselesaikan. | ||
|
Mengapa ini penting
Ini adalah peristiwa akhir yang menegaskan selesainya proses Hire to Retire. Peristiwa ini menjadi titik akhir pengukuran waktu siklus proses keluar karyawan dan memastikan proses telah dituntaskan.
Sumber data
Dicatat secara eksplisit sebagai peristiwa penyelesaian proses bisnis 'Terminate Employee'. Setelah tahap ini, catatan karyawan menjadi tidak aktif.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat setelah proses bisnis 'Terminate Employee' berhasil diselesaikan.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Orientasi dimulai
|
Menandai dimulainya proses orientasi karyawan baru di modul Workday Onboarding. Peristiwa ini tercatat saat rangkaian tugas dan alur kerja orientasi diberikan kepada karyawan baru, biasanya setelah proses Hire selesai. | ||
|
Mengapa ini penting
Ini menjadi titik awal untuk menganalisis efisiensi proses orientasi. Data ini membantu mengukur tingkat penyelesaian tugas orientasi dan menemukan penyimpangan proses.
Sumber data
Dicatat sebagai peristiwa awal saat proses bisnis 'Onboarding' atau alur kerja serupa dimulai untuk karyawan baru.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat saat proses bisnis Onboarding dimulai untuk karyawan baru.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Pemutusan hubungan kerja dimulai
|
Aktivitas ini menandai dimulainya proses keluar karyawan. Peristiwa ini dicatat secara eksplisit saat manajer atau pengguna HR memulai proses bisnis 'Terminate Employee' di Workday. | ||
|
Mengapa ini penting
Ini adalah peristiwa awal utama dalam seluruh siklus proses keluar karyawan. Peristiwa ini menjadi titik awal pengukuran KPI Average Offboarding Cycle Time.
Sumber data
Peristiwa ini dicatat secara eksplisit saat proses bisnis 'Terminate Employee' dimulai di Workday HCM.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat saat proses bisnis 'Terminate Employee' dimulai.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Permintaan tenaga kerja dibuat
|
Aktivitas ini menandai dimulainya proses rekrutmen secara resmi, saat permintaan tenaga kerja baru dibuat dan disetujui di Workday. Peristiwa ini tercatat secara eksplisit setelah proses bisnis 'Create Job Requisition' berhasil diselesaikan. | ||
|
Mengapa ini penting
Ini adalah peristiwa awal utama dalam seluruh siklus perekrutan. Menganalisis waktu dari aktivitas ini hingga 'Offer Accepted' penting untuk mengukur KPI Time-to-Hire.
Sumber data
Peristiwa ini dicatat setelah proses bisnis 'Create Job Requisition' di Workday Recruiting berhasil diselesaikan. Waktu peristiwa tersedia di log peristiwa proses bisnis tersebut.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat setelah proses bisnis 'Create Job Requisition' selesai.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Proses perekrutan selesai
|
Aktivitas penting ini mengubah catatan kandidat secara resmi menjadi catatan karyawan di Workday HCM. Peristiwa ini tercatat secara eksplisit setelah proses bisnis 'Hire' berhasil diselesaikan. | ||
|
Mengapa ini penting
Peristiwa ini menandai peralihan resmi dari kandidat menjadi karyawan dan menjadi tonggak penting untuk melacak waktu siklus orientasi. Artinya, karyawan tersebut sudah resmi tercatat di sistem HCM.
Sumber data
Dicatat secara eksplisit sebagai peristiwa penyelesaian proses bisnis 'Hire' untuk karyawan. Log proses bisnis memuat waktu yang tepat.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat setelah proses bisnis 'Hire' berhasil diselesaikan.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Tawaran diterima
|
Aktivitas ini terjadi saat kandidat secara resmi menerima tawaran kerja, biasanya dengan menandatangani surat penawaran secara elektronik di Workday. Peristiwa penting ini tercatat setelah kandidat menyelesaikan langkah 'Review and Sign' dalam proses penawaran. | ||
|
Mengapa ini penting
Tonggak ini mengakhiri tahap utama rekrutmen dan memulai aktivitas sebelum karyawan mulai bekerja serta orientasi. Ini menjadi komponen penting untuk mengukur KPI Time-to-Hire.
Sumber data
Peristiwa ini dicatat secara eksplisit saat kandidat menyelesaikan langkah penerimaan tawaran kerja dalam proses bisnis 'Job Application'.
Pengumpulan data
Tindakan kandidat menerima tawaran dicatat sebagai langkah yang selesai dalam BP Job Application.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Tugas orientasi selesai
|
Menandai selesainya semua tugas orientasi yang diberikan kepada karyawan baru. Peristiwa ini biasanya disimpulkan saat status keseluruhan proses bisnis orientasi karyawan berubah menjadi 'Successfully Completed'. | ||
|
Mengapa ini penting
Tonggak ini menunjukkan bahwa karyawan baru telah menyelesaikan orientasi. Ini menjadi titik akhir pengukuran KPI Onboarding Cycle Time dan analisis kepatuhan pada alur orientasi.
Sumber data
Disimpulkan dari waktu penyelesaian proses bisnis induk 'Onboarding', setelah semua langkah dan tugas wajib selesai.
Pengumpulan data
Disimpulkan dari waktu penyelesaian keseluruhan proses bisnis Onboarding untuk karyawan tersebut.
Jenis peristiwa
inferred
|
|||
|
Pemeriksaan latar belakang dimulai
|
Menandai dimulainya pemeriksaan prakerja bagi kandidat yang telah menerima tawaran. Peristiwa ini tercatat saat langkah pemeriksaan latar belakang dimulai, biasanya sekaligus memicu integrasi dengan penyedia pihak ketiga. | ||
|
Mengapa ini penting
Pemeriksaan latar belakang sering menjadi hambatan dalam proses perekrutan. Aktivitas ini menjadi titik awal untuk mengukur KPI Background Check Duration.
Sumber data
Dicatat sebagai langkah dalam proses bisnis, seperti 'Background Check', yang biasanya menjadi bagian dari alur kerja perekrutan secara keseluruhan. Waktu dimulainya proses juga dicatat.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat saat proses bisnis 'Background Check' atau langkah terkait dimulai.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Pemeriksaan latar belakang selesai
|
Menandai selesainya pemeriksaan prakerja. Peristiwa ini tercatat saat status pemeriksaan latar belakang diperbarui menjadi selesai, baik secara manual maupun melalui integrasi. | ||
|
Mengapa ini penting
Aktivitas ini menjadi titik akhir pengukuran KPI Background Check Duration. Keterlambatan akan langsung memengaruhi tanggal mulai kerja karyawan baru.
Sumber data
Data diambil dari perubahan status pada proses bisnis 'Background Check' atau objek terkait, yang menunjukkan status akhir seperti 'Completed' atau 'Passed'.
Pengumpulan data
Disimpulkan dari waktu perubahan kolom status pemeriksaan latar belakang ke status akhir.
Jenis peristiwa
inferred
|
|||
|
Penyiapan penggajian selesai
|
Aktivitas ini menandakan semua informasi yang diperlukan untuk memproses penggajian karyawan baru telah dimasukkan dan diverifikasi. Peristiwa ini dapat dicatat sebagai penyelesaian langkah tertentu dalam proses bisnis Onboarding atau Hire. | ||
|
Mengapa ini penting
Pastikan karyawan menerima gaji yang benar dan tepat waktu sejak pembayaran pertama. Aktivitas ini menjadi titik akhir KPI Payroll Setup Time dan membantu menunjukkan keterlambatan aktivasi kompensasi.
Sumber data
Dicatat sebagai butir daftar periksa yang selesai atau langkah tertentu, seperti 'Enter Payment Elections', dalam proses bisnis Onboarding.
Pengumpulan data
Penyelesaian tugas atau langkah terkait penggajian dalam proses bisnis.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Perubahan peran dimulai
|
Menandai dimulainya perpindahan peran internal, seperti mutasi atau promosi. Peristiwa ini tercatat saat manajer atau mitra HR memulai proses bisnis 'Change Job' untuk karyawan. | ||
|
Mengapa ini penting
Aktivitas ini menjadi titik awal untuk mengukur efisiensi perpindahan peran internal dan waktu persetujuannya. Data ini membantu menemukan hambatan dalam perkembangan karier karyawan.
Sumber data
Peristiwa ini dicatat secara eksplisit saat proses bisnis 'Change Job' dimulai di Workday HCM.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat saat proses bisnis 'Change Job' dimulai untuk karyawan.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Promosi disetujui
|
Menandai persetujuan akhir atas promosi karyawan. Aktivitas ini tercatat saat proses bisnis 'Change Job' atau proses bisnis kompensasi terkait disetujui sepenuhnya dan selesai. | ||
|
Mengapa ini penting
Ini menjadi titik akhir pengukuran KPI Internal Mobility Approval Time. Peristiwa ini memastikan tonggak penting dalam karier telah tercapai.
Sumber data
Dicatat sebagai peristiwa penyelesaian yang berhasil untuk proses bisnis 'Change Job', dengan alasan perubahan berupa promosi.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat setelah proses bisnis 'Change Job' selesai dengan alasan 'Promotion'.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Surat penawaran dibuat
|
Menandai saat surat penawaran kerja resmi dibuat untuk kandidat. Biasanya, ini merupakan langkah eksplisit dalam proses bisnis 'Job Application' di Workday. | ||
|
Mengapa ini penting
Pelacakan aktivitas ini membantu mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk meresmikan penawaran setelah wawancara selesai. Keterlambatan pada tahap ini dapat membuat kandidat mengundurkan diri.
Sumber data
Data diambil dari log peristiwa proses bisnis 'Job Application', khususnya saat langkah 'Generate Document' atau langkah penawaran serupa selesai.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat setelah langkah 'Generate Offer' dalam BP Job Application selesai.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Tinjauan kinerja selesai
|
Aktivitas ini menandai selesainya siklus tinjauan kinerja resmi seorang karyawan. Peristiwa ini tercatat saat proses bisnis 'Performance Review' mencapai status akhir yang disetujui. | ||
|
Mengapa ini penting
Pelacakan peristiwa ini penting untuk menganalisis ketepatan waktu dan frekuensi pengelolaan kinerja. Data ini mendukung KPI Performance Review Timeliness secara langsung.
Sumber data
Dicatat sebagai peristiwa penyelesaian yang berhasil untuk proses bisnis 'Start Performance Review' karyawan.
Pengumpulan data
Peristiwa dicatat setelah proses bisnis 'Performance Review' berhasil diselesaikan.
Jenis peristiwa
explicit
|
|||
|
Tugas proses keluar karyawan selesai
|
Menandai selesainya semua tugas wajib dalam proses keluar karyawan, seperti pengembalian aset dan serah terima pengetahuan. Peristiwa ini disimpulkan saat daftar periksa atau proses bisnis keluar karyawan berstatus selesai. | ||
|
Mengapa ini penting
Pelacakan penyelesaian tugas ini penting untuk memastikan proses keluar karyawan berlangsung aman dan sesuai ketentuan. Keterlambatan dapat menimbulkan risiko keamanan dan pengalaman yang buruk.
Sumber data
Disimpulkan dari waktu penyelesaian proses bisnis 'Offboarding' atau saat semua tugas proses keluar yang diberikan kepada karyawan ditandai selesai.
Pengumpulan data
Disimpulkan dari penyelesaian daftar periksa proses keluar karyawan atau proses bisnis terkait.
Jenis peristiwa
inferred
|
|||
Panduan ekstraksi
Siap memulai?
Gunakan templat data ini untuk memahami dan meningkatkan proses rekrutmen hingga pensiun. Mulai optimalkan siklus hidup karyawan Anda hari ini.
Optimalkan siklus hidup karyawan dari rekrutmen hingga pensiun hari ini
Dapatkan wawasan yang bisa ditindaklanjuti dan kurangi waktu siklus hingga 30% di Workday HR.
Tidak perlu kartu kredit. Siapkan dalam hitungan menit.